Tianlustiana.com - Waktu memang sangat cepat sekali berlalu. Tiba-tiba, tengah tahun saja, masuk bulan Agustus 2026. Padahal rasanya baru kemarin deh awal tahun. Tengah tahun gini, biasanya saya buka jurnal, duduk menghela napas, kemudian membaca kembali apa yang sudah dilalui selama 6 bulan, dan mempertanyakan pada diri sendiri, "Gimana kabarnya nih, sudah 6 bulan berlalu?"
Jawabannya apa coba?
Helaan napas dan senyum-senyum sendiri. Meski 6 bulan tidak mudah, ternyata bisa dilewati. Setiap rencana ada yang perlahan sudah berjalan dan masih banyak yang jauh dari harapan. Namanya juga hidup, Tidak semua yang saya tulis, tidak semua yang saya harapkan bisa berjalan dengan baik. Namun, saya pribadi termasuk orang yang selalu merayakan setiap jengkal proses yang dilalui.
Kenapa evaluasi tengah tahun?
Resolusi awal tahun kayaknya udah mainstream deh, kadang suka dilupakan begitu saja, dan tiba-tiba akhir tahun menyesal karena banyak yang belum tercapai. Buat saya sih, evaluasi akhir tahun itu cukup penting, ibaratnya, jika sedang dalam perjalanan jarak jauh, di tengah perjalanan kita make sure lagi bahwa jalan ini on track, kita ga salah arah dan jadi tahu posisi sekarang sedang berada di mana.
Bulan Agustus ini seperti rest area, berhenti sejenak, cek bensin, cek arah, lanjutkan hidup kembali. Jika ada yang tidak sesuai rencana, masih ada waktu untuk memperbaiki. Jika sudah ada yang tercapai, alhamdulillah, harus selalu disyukuri dan dirayakan, sekecil apa pun itu.
Resolusi awal tahun 2026 sudah sampai mana ya?
Kebiasaan saya menulis resolusi sederhana dan menuliskannya di awal tahun. Tentang kesehatan, ingin lebih sehat saja, apalagi saya sebagai pengidap autoimun, jadi pengen lebih teratur pola hidup dan istirahat yang cukup. Alhamdulillah, sekarang sudah ada progres: yang awalnya minum methyl 16 mg sekarang sudah 4 mg saja, dan itu sebuah pencapaian besar sekali untuk saya, meski kadang suka flare karena kecapean atau stres berlebih.
Resolusi lain, ingin bisa lebih hadir untuk anak dan suami, bukan hanya fisik yang membersamai, tetapi juga hati dan pikiran. Meskipun anak sudah remaja, ini masih dibutuhkan anak, bersama ibu yang hadir dengan hati dan pikirannya, bukan sekadar fisiknya saja.
Another resolusi, nggak munafik, saya sebagai manusia masih butuh penghasilan, jadi doa dan harapan saya 2026 itu penghasilan makin banyak, dari blog dan media sosial, bukan sekadar dari gaji bulanan. Ingin juga punya usaha lain yang bisa dijadikan penghasilan ketika pensiun kelak. Dan punya tabungan untuk Neng Marwah kuliah. Ini progresnya belum kenceng sih, namun alhamdulillah selalu ada setiap bulan, mulai dari endorse sampai paid post selalu ada.
Belajar ikhlas meski banyak yang belum tercapai
Saya belajar dari evaluasi tengah tahun ini bahwa tidak semua target harus tercapai persis sesuai jadwal yang kita buat. Percaya banget kalau Allah memberikan jalan lain yang lebih baik daripada rencana kita sendiri. Buat saya, bukan soal seberapa sempurna semua itu, melainkan seberapa jujur saya pada diri sendiri tentang usaha yang dilakukan.
Saya pun belajar untuk nggak terlalu kerasa pada diri sendiri, santai saja. Ini kan perjalanan, bukan pelarian, betul? Semua orang punya ritme masing-masing.
Buat teman - teman yang juga ingin mencoba melakukan evaluasi tengah tahun ini, ada beberapa tips sederhana dari saya, diantaranya :
- Buka lagi catatan atau jurnal awal tahun, baca perlahan dan resapi, jangan cepat-cepat menilai.
- Kelompokkan berdasarkan kategori, misalnya tentang kesehatan, keluarga, keuangan, karier, atau hal lainnya supaya bisa lebih mudah dilihat progresnya masing-masing.
- Ceklis mana saja yang sudah tercapai, yang masih jalan, atau yang perlu direvisi.
- Rayakan setiap progres yang sudah dilalui meskipun kecil.
- Susun ulang prioritas di sisa waktu tahun ini, fokuskan ke hal yang lebih penting dan realistis untuk dikejar sampai akhir tahun.















.png)
.png)
.png)
.png)
.png)



